Agenda & Pergerakan
Program Kerja
Daftar program kerja dari Komisi dan Badan di bawah naungan Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UNDIP, Parlemen Langkah Karya.
Study Banding
Studi Banding SMFT UNDIP dan MPM FT UI Studi Banding Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro (SMFT UNDIP) bersama Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (MPM FT UI) merupakan kegiatan yang menjadi wadah untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta wawasan dalam pengelolaan lembaga legislatif mahasiswa. Kegiatan ini membahas berbagai aspek kelembagaan, mulai dari sistem dan tata kelola organisasi, pelaksanaan fungsi legislatif, mekanisme aspirasi mahasiswa, hingga strategi membangun organisasi yang adaptif, kolaboratif, transparan, dan berintegritas. Melalui kegiatan ini, SMFT UNDIP dan MPM FT UI diharapkan dapat saling berbagi praktik baik serta memperoleh perspektif baru yang dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan kelembagaan masing-masing. Studi banding ini juga menjadi langkah untuk memperluas jejaring antar lembaga legislatif mahasiswa serta mendorong terciptanya kolaborasi yang berkelanjutan di lingkungan Fakultas Teknik.
Senja
Senat Jelajah Aspirasi (SENJA) adalah program kerja Senat Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Diponegoro tahun 2026 yang berupa kegiatan kunjungan langsung Senat kepada setiap Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) di lingkungan Fakultas Teknik, dengan tujuan untuk menghimpun, memetakan, dan memvalidasi berbagai aspirasi, keluhan, serta kebutuhan sarana dan prasarana mahasiswa di tingkat himpunan, sehingga dapat diperjuangkan secara nyata dan transparan kepada pihak Dekanat Fakultas Teknik. Pelaksanaannya diawali dengan tahap Pra-SENJA, yaitu proses persiapan berupa pemetaan pemangku kepentingan (stakeholder mapping), koordinasi awal antara Senator delegasi dengan pihak himpunan, penyamaan pemahaman teknis kepada para senator, hingga penyusunan jadwal kunjungan melalui Spreadsheet Live Timeline yang dapat dipantau bersama oleh kedua belah pihak. Selanjutnya, pada tahap pelaksanaan utama, Senat melakukan kunjungan langsung ke setiap departemen dengan melibatkan minimal enam orang peserta, yang terdiri dari perwakilan Senat seperti Senator Delegasi Himpunan, Ketua atau Wakil Ketua Senat, Senator Badan Advokasi, dan Staf Ahli, serta perwakilan himpunan seperti Ketua Himpunan dan Ketua Bidang Kesejahteraan Mahasiswa, guna melaksanakan diskusi kelompok terfokus (Forum Group Discussion) dan observasi langsung terhadap berbagai isu yang berkembang, khususnya terkait sarana-prasarana dan kesejahteraan mahasiswa. Setelah kunjungan selesai dilaksanakan, seluruh data dan aspirasi yang terkumpul kemudian diolah, dianalisis, dan divalidasi ulang oleh tim, untuk selanjutnya disusun menjadi Laporan Resmi SENJA yang menjadi dasar dalam menyampaikan hasil advokasi secara formal kepada pihak Dekanat, dengan tetap disertai proses pemantauan tindak lanjut isu serta publikasi perkembangan status penanganannya secara terbuka kepada seluruh mahasiswa melalui akun Instagram resmi SMFT. Seluruh rangkaian kegiatan ini juga diperkuat dengan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak Himpunan Mahasiswa sebagai Pihak Pertama dan Senat Mahasiswa Fakultas Teknik sebagai Pihak Kedua, yang mengatur secara rinci mengenai bentuk kegiatan, komposisi peserta, hak dan kewajiban masing-masing pihak, mekanisme penentuan jadwal kunjungan, serta ketentuan mengenai hasil dan tindak lanjut kegiatan.
Public Hiring
-
Reses
-
Buku Hukum
--
Lembar Pertanggung Jawaban Tengah Tahun
Laporan Pertanggungjawaban Tengah Tahun (LPJ TETA) BEM dan UPK merupakan salah satu bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan dan anggaran oleh Senat Mahasiswa Fakultas Teknik. Kegiatan ini menjadi sarana untuk meninjau dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja serta capaian kinerja BEM dan UPK selama setengah periode kepengurusan. Tujuan LPJ TETA adalah untuk mengetahui capaian dan kendala dalam pelaksanaan program kerja, mewujudkan transparansi dan akuntabilitas organisasi, serta menyediakan ruang evaluasi dan masukan konstruktif guna meningkatkan kualitas kinerja organisasi dan mengoptimalkan pelaksanaan program kerja pada sisa periode kepengurusan. LPJ TETA ditujukan kepada BEM dan UPK sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan program kerja selama setengah periode kepengurusan. Pembahasan meliputi capaian pelaksanaan program kerja, kendala dan evaluasi selama setengah periode kepengurusan, serta rekomendasi tindak lanjut dan perbaikan program kerja.
Training Legislatif Dasar Fakultas Teknik (TLD FT)
Training Legislative Dasar Fakultas Teknik 2026 sebagai ruang pembelajaran dan pengkaderan mahasiswa dalam membangun fondasi pengetahuan, pola pikir kritis dan terstruktur, kemampuan kelegislatifan, serta integritas dalam menjalankan fungsi kelembagaan. Proses tersebut selanjutnya diwujudkan melalui pengembangan kemampuan dalam bidang kelegislatifan, meliputi fungsi legislasi, aspirasi, anggaran, pengawasan, penyusunan produk hukum, serta mekanisme persidangan. Seluruh pengetahuan dan kemampuan tersebut dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab sebagai nilai utama dalam kehidupan kelembagaan.
